OMEN X 2S, Laptop Gaming Layar Ganda untuk Gamer

Laptop Gaming HP Indonesia. (Foto Rahab Ganendra)


Guna memenuhi kebutuhan gamer di Indonesia, Hewlett Packard (HP) Indonesia meluncurkan seri laptop gaming ekslusif OMEN X 2S pada 25 Juli 2019  lalu di Jakarta.  OMEN X 2S ini memiliki layar ganda dan tercatat sebagai yang pertama di dunia. Jelas, gamer akan dimanjakan oleh laptop gaming terbaru HP Indonesia ini untuk lebih meningkatkan level permainannya.

Hai Sobat Gawaiku. Aku ada info terbaru bagi penggila game alias gamers. Kamu suka gaming? Nah ini info yang tak boleh kamu lewatkan. Info tentang laptop gaming yang pastinya keren banget.
Apa keluhan utama para gamer saat bermain game di PC/ laptop?

Kalau gue mah, jelas sebal kalau saat maen game, laptopnya “nge-lag” dan patah-patah. Itu ngganggu banget kan? Maennya jadi kurang seru. Dan tentunya sulit untuk naikkin level permainan. Kamu juga ngalamin getu?
Bermain game saat acara peluncuran OMEN. (Foto Rahab Ganendra)


Masalah “lag” itupula yang dirasakan brand ambassador OMEN, tim esports BOOM ID serta game caster Donna Visca saat sharing di acara peluncuran OMEN pada Kamis 25 Juli 2019, di Central Park Mal, Jakarta Barat.  
Brand ambassador OMEN, tim esports BOOM ID serta game caster Donna Visca. (Foto Rahab Ganendra)

Area acara peluncuran OMEN di Central Park Mall, Jakarta Barat. (Foto Rahab Ganendra)
Pikir-pikir penyebabnya apa ya. Ya pastilah tak lepas dari sarana gamingnya. PC or laptopnya yang punya  spesifikasi biasa-biasa saja.  

Keluhan para gamer itu dijawab tuntas oleh Hewlett Packard Indonesia dengan meluncurkan laptop gaming OMEN X 2S, yang tercatat sebagai laptop gaming layar ganda pertama di dunia. Pada Kamis 25 Juli 2019, OMEN X 2S resmi diluncurkan di Central Park Mal, Jakarta Barat.

“Gaming merupakan bagian penting dari sejarah HP, dan kami berkomitmen untuk senantiasa memberikan pengalaman gaming yang luar biasa untuk setiap gamer, baik melalui OMEN Challenger Series atau dengan inovasi kami dalam peripheral gaming dan laptop gaming layar ganda yang pertama di dunia,” kata Hansen Widjaja, Chief Operating Officer HP Indonesia saat acara peluncuran.
Hansen Wijaya, Indonesia Consumer PC Lead HP Inc. (Foto Rahab Ganendra)

OMEN X 2S tidak sendiri, ada 2 laptop lainnya yang juga dirilis. Ada OMEN 15 dan Pavilion Gaming 15. Bedanya tentu dari spesifikasi, dan harga. Fungsinya sama sebagai laptop gaming.

Menurut Hansen Wijaya, Consumer PC Lead HP Indonesia saat acara peluncuran menjelaskan bahwa HP Indonesia mendobrak batasan atas segala kemungkinan dengan terobosan produk-produk evolusioner dan revolusioner merupakan filosofi reinvention di HP.  

“OMEN X 2S adalah bukti bagaimana kami menetapkan standar baru dan mengubah cara laptop gaming digunakan,” kata Hansen Wijaya.

Jadi penasaran khan dengan ketiga laptop gaming, khususnya  OMEN X 2S itu? Seperti apa OMEN X2S  yang baru tersedia pada September 2019 di toko resmi HP berbandrol harga mulai Rp 64.999.000 itu?

Nah tuk Sobat Gawaiku, lihat spesifikasinya dulu ya.

OMEN X 2S

Didesain dengan kemampuan multifungsi luar biasa untuk berbagai aktivitas yang didukung oleh hotkey khusus. Kernnya laptop ini diperkuat dengan fitur real-time screen mirroring yang dapat memotong dan memperbesar objek di layar utama. Penggunanya bisa menggeser aplikasi lain ke layar kedua yang terletak di keyboard.

Layarnya cukup ideal, 15 inci. Tercatat sebagai laptop gaming pertama di dunia yang dilengkapi dengan liquid metal compound sebagai bagian sistem Thermal Grizzly Conductonaut. Thermal ini memiliki kemampuan konduktivitas termal 10 kali lipat lebih baik dari thermal grease.
Bermain game saat acara peluncuran. (Foto Rahab Ganendra)


Uniknya lagi OMEN X 2S mengintegrasikan layar sentuh 6-inci 1080p yang mudah digunakan. Dampaknya? Itu memungkinkan  2 pemain mengirim pesan di WhatsApp, menjelajah di Spotify, menonton Twitch dan YouTube atau bahkan berfungsi sebagai penghubung untuk perangkat lunak OMEN Command Center. Semua bisa dilakukan sambil bermain game.

Dengan kemampuan yang super keren itu, OMEN X 2S cocok buat kamu yang antusias atau gamer yang menginginkan segalanya dan gaming tanpa gangguan.

Pasti gamer banyak yang minat laptop ini. Sabar yaa, soalnya OMEN X 2S mulai tersedia pada September 2019 di HPShopping.com dan toko resmi HP lainnya. Siapin aja dulu dananya yes.
Edo Jonathan Chandra, IndonesiaMarket Development Manager HP Inc., memperkenalkan OMEN X 2S, OMEN 15 dan Pavilion Gaming 15. (Foto Rahab Ganendra)

OMEN 15

Laptop ini bisa jadi preferensi berikutnya. Paling tidak kalau budget kamu terbatas tapi tak kehilangan kenyamanan bermain game. Soalnya OMEN 15  cukup powerfull.

Didesain agar para penggunanya yang gemar melakukan kustomisasi dan para gamer sejati dapat memainkan game apa pun dengan performa maksimal.

OMEN 15 terbaru lebih kecil, lebih powerful, dengan advanced thermal solution. Ketebalan laptop ini hanya 20 mm – 20 persen. Itu lebih tipis dari versi-versi sebelumnya. Dilengkapi dengan graphic card NVIDIA® GeForce® yang berperforma tinggi. Soal kemampuan processing dipercayakan pada prosesor Intel® Core™ generasi ke-9. Refresh rate super cepat yang dikemas dalam desain ramping.
Dengan OMEN 15 ini jangan khawatir, kamu bisa bermain seperti seorang profesional dan tetap mobile.

Nah kabar gembiranya, untuk OMEN 15 sudah tersedia di HPShopping.com dan toko resmi HP dengan harga mulai dari Rp23.999.000.  

Pavilion Gaming 15.

Nah ini laptop gaming untuk kamu yang memiliki budget lebih terbatas lagi. Pokoknya HP Indonesia mengerti deh dengan keinginan dan kebutuhan gaming tetap jalan hehee. Ini laptop gaming untuk kamu  yang tidak hanya bermain game, tapi juga bekerja dan belajar kapan pun, di mana pun. Welah. Apa gak keren.

Kok bisa? Coba liat ini. HP Pavilion Gaming 15 ini didesain dengan kerangka lebih tipis dari sebelumnya. Dibuat  lebih tipis 8  persen dari model sebelumnya.

Serunya sudah disediain opsi peningkatan teknologi di seluruh aspek mulai dari CPU Intel® Core™ i5/i7 generasi ke-9 yang terbaru hingga NVIDIA® GeForce® GTX 1650 Ti dengan Max-Q design yang baru diluncurkan. Pavilion Gaming memberikan semua yang dibutuhkan obsessed dan proud gamer.   

Berapa harganya? Pavilion Gaming 15 dibandrol harga mulai dari Rp14.999.000. Buruan! Sudah dapat dipesan di HPShopping.com dan toko resmi HP ya.  

Nah tentu saja Sobat gawaiku bisa dengan mudah nentuin pilihan, mana yang cocok dan sesuai kantong. Pastinya ketiga laptop gaming itu, cukuplah untuk bermain game lebih seru. But gue tetap pilihnya OMEN X2S lah ya hehe.
Laptop OMEN. (Foto Rahab Ganendra)


OMEN Challenger Series 2019

Nah ini inforemasi menarik untuk gamer yang suka kompetisi. Soalnya ada OMEN Challenger Series 2019 di Asia Pasifik. Kerennya lagi babak grand final-nya akan diselenggarakan di Jakarta, Indonesia pada 1-3 November 2019 mendatang.

Kenapa Jakarta dipilih menjadi tuan rumah Grand Final OMEN Challenger Series 2019?

Ingat khan tahun 2018 kemarin, untuk pertama kalinya esports pun diujicobakan di Asian Games yang di negeri kita? Ternyata tak lepas dari popularitas esports lokalnya dan kesuksesan uji coba esports selama ajang Asian Games 2018 berlangsung yang ditonton lebih dari 469.000 jam melalui saluran resminya di YouTube5.
Hansen Wijaya, Indonesia Consumer PC Lead HP Inc., mengumumkan OMEN Challenger Series 2019. (Foto HP Indonesia)


Btw apa sehh OMEN Challenger Series 2019 itu?

Neh kukasih tau data dan faktanya ya.

Berdasarkan data tahun 2019, Asia Pasifik menjadi tuan rumah bagi 51 persen gamer di dunia. Nah Asia Tenggara tercatat sebagai pasar gaming dengan pertumbuhan per tahun tercepat di dunia pada tahun yang sama.  Tau gak, Indonesia berada di peringkat ke-17 dalam hal pendapatan industri gaming global, dan esports juga turnamen gaming terus berkembang di Indonesia.

Nah HP Indonesia punya komitmen berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat di industri gaming di seluruh Asia Pasifik, khususnya di Indonesia.

Menurut kata Hendry Widjaja para gamer di kawasan Asia Pasifik akan menyumbang 47 persen dari perkiraan pendapatan gaming global sebesar US$72,2 miliar3 dan merupakan bagian dari audiens esports yang tumbuh cepat hingga mencapai 259 juta orang4.
Bermain game saat acara peluncuran. (Foto Rahab Ganendra)

Deni bermain game saat acara peluncuran. (Foto Rahab Ganendra)


Aku bermain game saat acara peluncuran. (Dokpti)
Audiens itu  mencakup orang-orang dari seluruh lapisan masyarakat, misalnya saja casual gamer  atau mereka yang bermain di waktu luang, penggemar antusias atau profesional esports, yang semuanya bermain untuk terus meningkatkan level permainan mereka.

Turnamen OMEN Challenger Series 2019 terbuka untuk para gamer dari Australia, Tiongkok, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Selandia Baru.

Eh HP juga meluncurkan Campus Legends turnamen baru untuk kalangan universitas yang akan berlangsung bersamaan dengan kompetisi utama. Turnamen ini terbuka untuk komunitas gaming universitas dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand untuk bersaing dalam format online only pada DOTA 2. Pendaftaran dibuka tanggal 1 Agustus 2019 mendatang. Info klik aja www.omengaming.co.

Soo, kamu gamer dan antusias pastinya tertarik untuk meningkatkan kemampuan level permaianan kan ya? Agar bisa memiliki kemampuan yang kompetitif dan ikut dalam OMEN Challenger Series 2019 ataupun turnamen-turnamen seperti Campus Legends.

Tentunya harus didukung dengan sarana laptop gaming yang mumpuni dong. Produk laptop gaming  OMEN terbaru ini layak untuk dijadikan pilihan. Selamat bermain.

@rahabganendra

3 Hal Mengejutkan G-Shock X Carbon Seri Terbaru



G-Shock X Carbon. (Foto Ganendra)

Halo Sobat Gawaiku. Ada info baru neh soal jam tangan keren, tangguh berbahan serat karbon ala pesawat terbang. Wuiih. Penasaran kan? Simak ceritaku. Tapi lihat dulu foto jam tangan keren di bawah ini. Elegan dan menawan bukan? Yuk cek info detilnya.
G-Shock X Carbon. (Foto Ganendra)
Para pecinta dan pengguna jam tangan di tanah air, siap-siap dengan preferensi produk jam tangan berkualitas asal Jepang, Casio G-Shock. Ada produk baru yang inovatif yang segera dipasarkan di tanah air pada akhir bulan tahun ini.

Ada 4 versi jam tangan Casio G-Shock Carbon Core Guard yang inovatif dengan sematan  bahan serat karbon. Bahan yang biasa disematkan untuk pesawat terbang. Widiih. Kebayang kan, gimana perform jam tangan Casio G-Shock yang sudah beken puluhan tahun ini.
Casio G-Shock Carbon Core Guard ala bahan pesawat. (Foto Ganendra)
Inovasi G-Shock dengan sematan serat karbon menandakan bahwa produk G-Shock update dengan perkembangan zaman serta selalu mengerti keinginan dan kebutuhan konsumen. Kebutuhan akan produk yang tangguh,  lifestyle di samping aspek utama jam tangan, fungsional. Kehadiran produk  G-Shock X Carbon, berbahan serat karbon menjadi bukti, inovasi serius G-Shock.

Hadir di ajang konferensi pers peluncuran G-SHOCK X Carbon pada Kamis, 4 April 2019 di Three Buns di kawasan Jakarta Selatan yang digelar Casio Indonesia, memberi gambaran jam tangan G-SHOCK terbaru yang akan dipasarkan di tanah air ini pada.
Konpers peluncuran G-SHOCK X Carbon, Kamis, 4 April 2019 di Three Buns di kawasan Jakarta Selatan. (Foto Ganendra)
Casio membawa tagline untuk produk G-Shock seri terbaru ini ‘New Generation of Toughness'. 


Ada empat tipe G-Shock X Carbon yang dikeluarkan dan dipajang di area. Ada GWR-B1000 (Gravity Master) yang dibandrol Rp 16.949.000. Ada GG-B100 dibandrol Rp 5.74.000. Ada GST-B200 dibandrol seharga Rp 4.949.000 dan GA-2000E-4A dibanderol seharga Rp 3.399.000. Seluruh model tersebut pertama kalinya dikenalkan di Baselworld, Basel, Swiss, Maret 2019 yang lalu.

Dengan keunikan desain, performa dan harga yang berbeda-beda, G-SHOCK X Carbon itu merambah peminat dari beragam kalangan. Tentu saja dengan kualitas di atas rata-rata jam tangan di kelasnya.  

Dari penjelasan Junichi Izumi, teknisi dari pusat R&D Casio di Hamura, Jepang, yang datang ke loaksi acara memberikan gambaran utuh tentang G-SHOCK X Carbon itu. Ditambah lagi sharing  pengalaman dari pengguna produk jam tangan G-SHOCK yang lama, yakni Denny Sumargo seorang traveler, atlit basket, actor dan entertainer serta pemanah nasional, Dellie Threesyadinda.  Makin lengkap mengulik informasi dari akun instagram @gshockindo dan @casiostore.

Nah aku simpulkan deh, setidaknya ada 3 faktor yang menarik dari produk Casio G-Shock Carbon Core Guard itu. Faktor yang membuat jam tangan berserat karbon ini unggul di masing-masing kelas dan tipenya.  

1. Tangguh, Kuat dan Ringan.

Siapa yang menyangsikan ketangguhan produk G-Shock? Rekam jejak berpengalaman sebagai produsen jam tangan ternama sudah 35 tahun looor. Mulai dari keluaran produk jam tangan G-SHOCK berbahan resin pada 1983 sampai berbahan metal tahun 1990.

Tahun 2019 ini, G-SHOCK siap meluncurkan jam tangan yang mengandung bahan baru, yakni serat karbon. Itu bahan komposisi untuk pesawat terbang!

Ya, inovasi dengan bahan serat karbon tentu menjanjikan sebuah ketangguhan yang lebih baik dibanding sebelumnya.

Menurut Junichi Izumi, pilihan bahan serat karbon karena mempunyai karakteristik bahan yang sangat kuat, sangat ringan dan sangat tipis.
Junici Izumi memperagakan ganti strap G-Shock X Carbon. (Foto Ganendra)
Lalu seberapa kuat serat karbon itu?

Nah di acara dicontohkan bahan karbon itu. Aku sempat coba dengan menginjak papan berbahan karbon sekira ukuran 50 cm. Tipis. Bentuk seperti papan luncur tanpa roda. Agak lentur saat kuinjak. Mantul-mantul menahan beban badanku sekira 85 kg-am. Kuat pastinya.
Tes serat karbon. (Foto Dede)

Jelas dengan ketangguhan bahan membuat tipe-tipe G-SHOCK X Carbon cocok untuk mobilitas di luar, seperti traveling.

Pengalaman menggunakan G-Shock diungkapkan oleh Denny di hadapan wartawan dan blogger di acara. Denny  sudah lama menyukai G-Shock. Seperti yang dipakai saat itu, G-Shock berwarna merah favoritnya.
Acara konferensi pers G-Shock X Carbon. (Foto Ganendra)
Ketangguhan G-Shock, sudah dirasakan Denny, saat  Denny mengalami sebuah peristiwa naas di tepi laut dulu. Saat itu dirinya terbawa ombak. Untung saja Denny tau bagaimana tetap survive. Dia mengikuti gelombang laut. Tidak melawan saat ombak ke tengah laut. Denny menunggu sampai ombak kembali ke tepian. Dia selamat. Dan jam tangan G-Shock yang dipakainya otomatis terendam air laut. Tak ada masalah. Jam tangannya tetap normal.

Pengalaman Denny membuktikan bahwa  ketangguhan produk G-Shock cocok untuk kegiatan outdoor dan sudah sejak lama.  Apalagi produk G-SHOCK X Carbon seri terbaru itu ya, pastinya lebih tangguh.

2. Fungsional, Bukan Sekadar Jam Tangan Penunjuk Waktu

Jelas dong, jam tangan kudu fungsional. Namun sisi fungsional G-Shock cukup banyak. Yang jelas bukan sekadar jam penunjuk waktu saja.

Neh spesifikasi dan kemampuan masing-masing G-SHOCK X Carbon yang kukutip dari rilis Casio Indonesia. Simak yes Sobat Gawai.

GA-2000

Produk G-Shock X Carbon GA-2000  ini terlihat cocok bagi kamu, generasi mileniall.  Seri ini  strap atau tali jam tangannya bisa diganti-ganti sendiri. Mudah dan gak repot.  

Seri GA-2000 ini dari segi harga paling ekonomis. Namun jangan salah, tetap disematkan fitur unggul. Selain kemampuan fitur umum seperti world time, stopwatch 1/100 detik (total 24 jam dengan split), penghitung waktu mundur (24 jam), 5 alarm, sinyal waktu 1 jam, dilengkapi dengan kemampuan tahan goncangan, tahan air sampai dengan kedalaman 200 meter. Ada lampu LED Super Illuminator ganda yang fungsional banget.

Bentuknya pun cukup ideal dengan dimensi 51,2 x 48,7 x 14,1 milimeter. Ditopang dengan bahan serat karbon,  GA-2000 berbobot yang sangat ringan sekitar 64 gram. Bobot yang lebih ringan dari GA-100. Layar memiliki 3D index with high-contrast analog hands, LCD subdisplays, dan  menu subdial. Disokong dengan  masa pakai baterai 3 tahun.

Bukan hanya itu, beberapa fitur lainnya ada, seperti carbon fiber-reinforced case, guardless buttons, front light button, a double case back structure, dan multi-color resin bands.
G-Shock X Carbon. (Foto Ganendra)
GWR-B1000

Produk G-Shock X Carbon G seri GWR-B1000 ini kelas premium paling ringan diantara rangkaian Gravity Master lainnya. 

GWR-B1000 ini  menggunakan cangkang Carbon Monocoque yang dibuat dari serat carbon yang diperkuat dengan resin yang menyatukan cangkang dan cangkang penutup tanpa cela.

Cangkang yang lebih kuat dan pelat hasil modifikasi mampu menahan circuit board pada tempatnya. Perangkat tersebut mampu menahan adanya getaran langsung terhadap batang tombol dan circuit board, sehingga tidak lagi membutuhkan tombol untuk menahan getaran.

Jam ini memiliki tali yang mengandung serat karbon dengan kemampuan melengkung luar biasa dalam kondisi apapun. Tombol di arah jam 2 berfungsi sebagai stopwatch. Sedangkan semua bagian logam di bagian luar terbuat dari titanium yang ringan dan tahan karat.

Guna menjaga akurasi dari waktu, mereka menggunakan bluetooth dan sinyal kalibrasi gelombang radio. Casio G-Shock GWR-B1000 Gravity Master dipasarkan dengan harga Rp 16.949 juta dan baru akan tersedia dalam beberapa bulan ke depan.

Harga yang sebanding dengan harga sepeda motor kelas matic yaa. Pastinya kemampuan dan performanya tak main-main.

GST B200  

Dari sisi desain model, jam ini keliatan lebih besar. Ini aku banget. Soalnya aku suka jam yang agak gedean di tangan hehee.

Produk G-Shock X Carbon ini ditopang cangkang GST B200 terbuat dari resin yang mengikat serat karbon. Hasilnya jam tangan yang ringan dengan kekakuan yang lebih unggul disbanding kekakuan resin. Bahan itu melindungi modul internal dari kerusakan dan defromasi yang disebabkan oleh goncangan.

Ada penutup belakang ganda yang melindungi dari benturan. Pastinya jam ini aman untuk halan-halan alias kegiatan di luar. Aku pilih ini deh hehe. Nabung duyu.

GG-B100  

Ini seri jam tangan Mudmaster. Jam tangan ini dirancang untuk menghadapi kondisi outdoor yang menantang. Dilengkapi Material Carbon Core Guard yang membuiat bukan hanya  tangguh tapi semakin ringan dan tipis, dan pastinya “gaya” banget.

Ada 4 sensor quad yang dimiliki GG-B100 yakni sensor penting, yaitu kompas, pengukur tekanan/ ketinggian atmosfer, pengukur suhu dan akselerometer yang berfungsi untuk menghitung jumlah langkah.

Sudah disematkan teknologi high tech  yang dapat dihubungkan dengan aplikasi khusus yang dapat mencatat detil riwayat aktivitas fisik seperti menghitung kalori yang terbakar dari kegiatan naik turun gunung. Sooo bagi kamu pecinta alam, jam ini jelas “soulmatemu”. Hahaa. Kondisi sulit dan ngeri sekalipun, jam seri GG-B100 ini bisa diandelin.

3. Modis Sporty 

Modis. Nah kalau bicara soal modis, pastinya berkaitan dengan desain, penampilan G-Shock X Carbon. Rerata sehh kalau aku lihat, desain hitam gelap dipadukan dengan warna terang. Seperti warna kuning dan biru pada GA-2000. Cantik-cantik.

Lihat saja jam tangan GA-2000 yang dikenakan Dellie Threesyadinda di foto di bawah ini. Sexi, ceria, cantik dan elegan kan?
Dellie memakai G-Shock X Carbon. (Foto Ganendra)
Kalau sharing dari Dellie yang sudah lama pakai produk G-Shock sebelumnya sehh, doi puas. Soalnya tak mengganggu aktivitasnya sebagai atlet pemanah.  Ya, Dellie pemanah nasional loor.

Dengan tampilan modis dan sporty G-Shock X Carbon, sangat perlu dan penting bagi Dellie. Penampilan jadi maksimal.

Bukan itu saja, desain bahan serat karbon yang memungkinkan bobot jam tangan lebih ringan membuat Dellie pastinya akan terbantu saat memanah. Bayangin kalau jam tangan berat, jadi makin berat deh busurnya. Padahal saat merentang busur panah, perlu beberapa lama menahan busur. Jelas serat karbon yang ringan itu sangat membantu banget. Paling nggak, gak cepet pegal kan hehee.

Soo, dengan 3 keunggulan di atas, produk G-Shock X Carbon dari keempat seri layak menjadi jam tangan untuk menopang aktivitas. Baik di luar ruangan, maupun untk tampil gaya. Baik untuk generasi mileniall, kamu-kamu berjiwa muda yang tetap mau tampil elegan tanpa kehilangan gaya sporty.

Kalau aku siih iyes dengan produk G-Shock X Carbon ini. Layak dipilih deh. Fitur dan performanya ciamik. Incer satu deh. Gimana kalau kamu, Sobat Gawaiku? 

@rahabganendra   



Acer Predator Helios 300 Special Edition, Laptop untuk Gamer

Predator Helios 300 Acer Special Edition, Laptop untuk Gamer. (Foto Acer) Ini info keren bagi Sobat Gawaiku yang demen main game ...