Begini Cara Masukin SIM card di iPhone 4




Bagi pengguna dan fans Apple tentu tak gaptek untuk memasang kartu SIM cardnya. Tapi bagi yang baru punya dan baru memakai Iphone tentu bingung. Soalnya beda teknis pemasangannya disbanding handphone maupun smartphone lainnya.

Seperti saat saya pertama kali mau menggunakan Iphone. Kebetulan dapat rejeki menang lomba blog berhadiah Iphone 4. Memang seri lama sih, tapi lumayanlah. Dan cukup kereen. Bentuk fisiknya slim dan cantik.

Tapi bingung cara masukin SIMcardnya. Dibolak balik juga tak nemu cara membukanya. Setelah goggling baru deh dapet caranya. Heheee. Katrok bener yak. Sebenarnya di boks iPhone 4 ada gambar singkat mengenai cara memasukkan SIM card tetapi hurufnya terlalu kecil, malas dan susah bacanya.

Nah, saya mau berbagi lewat tulisan ini bagi teman-teman yang belum tau caranya. Sebenarnya sudah banyak yang nulis sih, termasuk di youtube juga banyak. Tapi tak ada salahnya saya menuliskan pengalaman ini.

Apple iPhone 4 menggunakan Micro SIM yang ukurannya 15 mm × 12 mm. Ukuran ini lebih kecil dibanding ukuran standar Mini SIM 25 mm × 15 mm. Jadi sebelumnya anda mesti melakukan pemotongan kartu. Jangan dipotong sendiri karena beresiko. Lebih baik bawa ke operator sim card anda. Lebih aman dan nyaman. Hehehe 

Jika udah dipotong, begini cara memasukkan kartu SIM di iPhone 4.

1. Siapkan paper clip dan luruskan atau gunakan pin yang telah disediakan oleh Apple di boksnya.

2. Lihat sisi kanan bodi iPhone 4 dimana terdapat lubang kecil.

3. Colokkan pin ke dalam lubang kecil dan tekan sampai tray keluar. Tarik Sim card tray dengan tangan Anda.

4. Masukkan SIM ke dalam SIM tray iPhone 4. Sisi SIM yang ada sirkuit emas menghadap ke bawah.

5. Tekan tray kembali ke dalam slot sama seeprti ketika Anda mengeluarkannya hingga timbul bunyi klik, yang artinya tray telah terpasang dengan sempurna.

6. Tunggu hingga iPhone mengenali SIM card. Apabila yang muncul hanya Emergency Call maka jaringan operator belum terdeteksi. Periksa di layar, jika muncul gambar koneksi iTunes, maka Anda perlu untuk mensinkronisasikan iPhone 4 ke aplikasi iTunes di Mac/PC.

7. Ikuti langkah selanjutnya hingga sinkronisasi selesai. Setelah itu jaringan operator akan terdeteksi dan iPhone siap untuk digunakan.

Lebih jelasnya, silahkan lihat video dibawah ini. Selamat mencoba.


Kasih Ibu Sepanjang Jalan, Kasih D-Link Baby Camera Sepanjang Waktu






D-Link Baby Camera

LIHAT gambar diatas. Bentuknya kecil, mungil, lucu dan cantik. Aku baru pertama kali mengetahui ada alat modern dan canggih seperti itu. Aku bilang canggih karena memang sangat bermanfaat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan aku bilang kemampuan alat itu sangat perlu dan penting untuk kehidupan masa kini. Perlu dan penting? Buat apa?
 
Perangkat alat diatas itu disebut: D-Link Baby Camera. D-Link Baby Camera DCS 825L itulah alat yang diperkenalkan saat acara D-Link Community Gathering yang bertempat di Cafe Demang, Jakarta Pusat pada Sabtu, 31 Mei 2014. Acara yang mengakrabkan para blogger itu dipandu oleh Mira Sahid, hadir pula dari pihak Dlink Indah Sitepu, seorang blogger serta Mbak Indah Julianti blogger senior yang telah menelurkan banyak buku. 

Nah dari penjelasan, ternyata sebetulnya D-Link Baby Camera sudah lama beredar di pasaran luas. Beberapa peserta acara itu mengaku ada yang sudah memakainya. Wah aku ketinggalan info dong heheee.
Penjelasan tentang D-Link Community
Ini dia peserta D-Link Community Gathering yang bertempat di Cafe Demang, Jakarta Pusat pada Sabtu, 31 Mei 2014
Tapi ga apa-apa, khan sekarang sudah tau alat ini. Bentuknya seperti yang aku katakan diatas benar-benar fun, cantik, lucu, imut dan aku pikir pasti anak-anak suka melihatnya. Lalu apa fungsinya? 

Nah aku simpulkan setelah mendengar penjelasan dari pihak D-Link di acara gathering tersebut. Sesuai namanya yakni D-Link Baby Camera tentu bisa ditebak, Kamera Bayi. Lebih jelasnya fungsi dari D-Link Baby Camera adalah terutama sebagai sarana penghubung modern antara buah hati (bayi) kita dengan diri kita sendiri yang menembus jarak. Terbayangkan saat kita harus bekerja dan meninggalkan rumah setiap hari mulai pagi sampai sore (bahkan malam) dan mesti meninggalkan buah hati kita? Kita tak bisa memperhatikan pertumbuhannya setiap hari dengan lebih banyak porsi waktu. Tau-tau tanpa terasa anak kita udah gede. Wah rasanya sayang banget melewatkan momen-momen yang ‘bersejarah’ itu. Dan kita ga mau khan, hanya mengandalkan pengasuh untuk menemani waktu-waktu berharga buat si kecil dan Ibu?

Dengan lain kata, D-Link Baby Camera adalah perpanjangan mata, telinga, tangan dan seluruh panca indera kita untuk tetap selalu ‘dekat’ dengan si buah hati. Tentunya tanpa harus meninggalkan tanggungjawab kerja yang terpisah jarak. 

Untuk menunjang fungsinya, D-Link Baby Camera menyediakan fitur-fitur yang canggih. Fitur-fitur canggih? Ya aku bilang canggih karena sangat fungsional dan memenuhi kebutuhan seorang Ibu yang ingin mengetahui dan melepas rasa ingin melihat sang buah hati setiap detiknya! Menuntaskan kasih ibu tanpa halangan jarak dan waktu. D-Link Baby Camera memberikan solusi untuk Ibu dan buah hatinya agar selalu bisa berkomunikasi, menghargai setiap detik waktu pertumbuhan sang buah hati. Kasih sayang yang tak boleh dilewatkan. Terbayang gak sih, mengawasi si kecil tanpa peduli dimana pun kita berada dan jauh jaraknya tanpa mesti duduk disampingnya?
Memantau si buah hati kapan pun anda mau, di manapun anda berada
Benar-benar hanya dengan D-Link Baby Camera, akan mengubah perangkat ponsel kita menjadi serbaguna, namun mudah digunakan untuk memonitor si kecil, hanya dengan menghubungkan ke kamera nirkabel atau melalui internet! Keren pastinya. Kasih ibu yang tanpa batas terfasilitasi oleh D-Link Baby Camera. Aku jadinya terinspirasi jika kasih Ibu Sepanjang Jalan, maka Kasih D-Link Baby Camera Sepanjang Waktu”… pas banget khan?

Nah, tak berpanjang lebar lagi,  aku mau kasih tau, apa saja fitur-fitur canggih itu. Namun sebelumnya per saranlu diketahui sarana apa saja yang dibutuhkan untuk mendukung kinerja D-Link Baby Camera agar dapat berfungsi maksimal. Sarana itu adalah:

1. D-Link Baby Camera

Tentunya seperangkat D-Link Baby Camera dong. Alat inilah yang kita pasang/ letakkan di posisi kamar sang buah hati. Berfungsi sebagai pengirim/ perekam gambar. Kita bisa membelinya di toko-toko yang menjual alat ini. Atau yang paling mudah kita bisa mengakses via online shop seperti bhinneka[dot]com, Lazada[dot]co[dot]id dan lain-lain. Kecuali lebih efektif dan efesien waktu, kita juga bisa cek harga, menyesuaikan bujet/ kantong kita.


Bentuk detailnya dapat dilihat di video ini.


2. Smartphone atau tablet 

Kita harus mempunyai perangkat Smartphone atau tablet misalnya android 4.01 dan semacamnya. D-link Baby Camera kompatibel dengan iPhone dan iPad yang menggunakan iOS 5.1.1 atau higher. Apa guna perangkat tablet atau smartphonenya? Nah Smartphone atau tablet ini berfungsi sebagai alat monitor anda. Di layar alat inilah kita bisa melihat aktivitas buah hati dengan segala gerak geriknya.

Satu hal yang menarik saat kita bepergian, D-link Baby Camera tetap bisa dioperasikan bahkan ketika ada/ tidak ada koneksi internet yang tersedia. Hanya dengan menghubungkan perangkat mobile kita ke D-link Baby Camera jaringan nirkabel untuk pemantauan lokal instan. Kita bahkan dapat menghubungkan ke baterai USB eksternal.

Satu lagi kita mesti menginstal aplikasi untuk dapat mengakses D-link Baby Camera ke smartphone / tablet, yakni dengan men-download  aplikasi My Dlink Baby Camera Monitor. Tenang saja, downloadnya gretongan alias GRATIS kok heheee. Download saja di Google Play Store atau Apps Store. Aplikasi Dlink Baby Camera namanya Mydlink Baby Camera Monitor. 

Saya sendiri mencoba menginstal aplikasi ini sangat mudah. Tinggal mengikuti ‘perintah’ yang tersedia. Gampang dan nggak perlu susah-susah ataupun cemas ga bisa nginstal. Nampaknya D-link Baby Camera dirancang dan didesain mudah dioperasikan. Wajar khan, karena konsumennya tentu saja Ibu-ibu yang kadang Gaptek alias gagap teknologi heheheee. Jadi jangan cemas gak bisa memasang/ mengoperasikannya. Ini hasil ujicobaku menginstal Dlink Baby Camera di tablet.

Ini uji coba saya instal di tablet, mudah dan gampang kok

Instal berhasil


D-Link Baby Camera Bisa Apa Saja?

Nah setelah bisa memasang dan menginstal D-Link Baby Camera, kita harus tau dong, apa kemampuan alat ini? Apa yang bisa kita lakukan dengan alat ini untuk mengapresiasikan ‘kasih sayang’ dengan buah hati? Sebelumnya coba lihat video di bawah ini.





Udah lihat? Tau khan jawabannya? Aku bilang kemampuannya banyak! Fungsi D-Link Baby Camera membantu secara detail tentang kondisi, situasi buah hati kita di detik waktu yang kita mau. Misalnya sedang apakah si kecil? Tidur, makan, bermain? Juga kita bisa melihat ekspresi tertawa, tersenyumnya si kecil saat kita rehat dari kesibukan kerja kantor. Hebatnya kita dapat memonitor secara detail, bahkan sampai saat si kecil kedinginan oleh suhu kamar sekalipun!

Aku coba mengurai satu persatu keunggulan dan fungsi apa saja fitur keunggulan D-Link Baby Camera. Simak yaaa. Pasti anda akan tercengang! Hahaaa (pinjam istilah dari Cak Lontong)

Memantau kondisi suhu ruangan kamar si kecil. D-Link Baby Camera mempunyai kemampuan mendeteksi suhu ruangan si kecil berada. Bisa mengecek si kecil kepanasan atau kedinginan. Hal ini bisa dilihat di lampu indicator light. Jika nyala lampu berwarna merah berati suhu dalam ruangan panas. Jika warna lampu biru, berarti suhu ruangan dingin. Darimana kita dapat mengetahui perubahan suhu udara dalam ruangan? Nah D-Link Baby Camera ini akan mengirim  notifikasi langsung ke gadget di saat terjadi perubahan suhu udara. Canggih yak?

Melihat dalam gelap. Jangan cemas saat kita kerja sampai malam hari. Lemburan misalnya, dan lampu kamar si kecil mati karena jam tidur lampu dimatikan. Kita tetap bisa mengawasinya. Kok bisa? Nah D-Link Baby Camera mengetahui kebutuhan itu. D-Link Baby Camera dirancang khusus untuk membuatnya mudah bagi Anda untuk merawat bayi Anda. Kita bisa mengawasi karena dilengkapi dengan modus malam,  visi menyala secara otomatis saat hari gelap, sehingga kita dapat memantau anak Anda hari atau malam hari. 

Hal ini dimungkinkan karena dilengkapi Infrared yang dapat mampu melihat dalam keadaan gelap dan memantaunya langsung dari gadget dengan kualitas gambar yang baik. Kualitas tampilan 720p tajam gambar HD berkat megapixel sensor kamera. Oyaaa mode visi malam hari ini akan hidup otomatis melalui LED inframerah ketika hari gelap. Sempurna sekali.

Berbicara dengan si kecil. D-Link Baby Camera memfasilitasi dengan suara dua arah/ Two-Way Audio. Alat ini memungkinkan si Ibu bisa berbicara dengan si kecil. Jadi ibu bisa menyapa dan berbicara seperti layaknya berada disampingnya. Si ibu seperti nyata ‘hadir’ di kamar si kecil. Keren banget ini. Memungkinkan si kecil tiap saat mengenal dan mendengar suara ibunya, tanpa terlewat. Ini secara psikologis sangat penting untuk membangun komunikasi psikis pada si buah hati.

Memutar lagu kesukaan si kecil. Apa yang akan membuat si kecil nyaman? Salah satunya adalah memperdengarkannya dengan musik/ lagu. Lagu akan menenangkan si kecil hingga dapat tertidur. Nah, Dlink Baby Camera memiliki 5 pilihan lagu yang sesuai dengan psikis si kecil dan bernuansa menenangkan. Lagu pengantar tidur yang lembut untuk membantu meringankan bayi agar dapat tidur dengan mudah. Caranya simple saja langsung tekan tombol lagu Lullabies dari gadget atau tekan langsung pada Dlink Baby Camera. Simple khan?

Mengetahui kondisi si kecil setiap saat. D-Link Baby Camera ini mampu mendeteksi gerakan dan suara keras seperti menangis. Bahkan dilengkapi kemampuan merekam foto dan klip video yang dapat kita lihat nantinya. D-Link Baby Camera ini mampu mengirimkan notifikasi di smartphone/ gadget yang terhubung dengan  kamera yang kita pegang.  Jadi misalnya saat si kecil menangis, ngompol, lapar kita akan mengetahuinya melalui notifikasi yang terkirim otomatis. Kembali nuansa kehadiran sang Ibu ‘diterjemahkan’ dengan baik oleh D-Link Baby Camera.

Merekam segala momen si kecil. D-Link Baby Camera ini dilengkapi kemampuan merekam dengan slot kartu MicroSD / SDHC untuk merekam snapshot dan video yang dipicu oleh gerakan atau suara. Spesifikasinya 802.11n Wireless LAN. Video CODEC: H.264, MJPEG. Resolusi HD 1280x720 atau 640x360 dan didukung oleh baterai USB eksternal.  Lensa: Focal length: 3,3mm, F2.2, Sensor: VGA 1/4 inch Megapixel serta Progresif CMOS sensor. Untuk Angle of view: (H) 66.18° (V) 35.9° (D) 76.22°. Hal ini memungkinkan kamera bisa mengambil gambar dengan jangkauan cukup luas. Fasilitas canggih itu sangat membantu untuk proses rekaman (record) sehingga kita bisa melihat rekaman kapanpun kita mau. Nah momen ga terlewat bukan?




Bisa ditempatkan dengan mudah dimana saja. D-link Baby Camera berbodi kecil dan mungil memungkinkan mudah untuk ditempatkan di segala posisi kamar kita. Di meja, buffet, lemari, pojok ataupun sudut ruangan, pokoknya tak memerlukan tempat yang luas. Praktis khan?

Lihat lagi video pengenalan D-Link Baby Camera bikinanku sendiri. Mungkin bisa memperjelas kehandalan DLink Baby Camera heheeee.

 


Nah sudah ada gambarankan soal kemampuan D-link Baby Camera ini? Yang jelas alat yang kecil dan simple ini mempunyai fungsi yang sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari kita. Nah udah saatnya kita memperhatikan buah hati kita dan menjaga komunikasi setiap detik dengannya. Pasang kamera di kamar bayi tersayang di rumah, atau bawa alat ini ketika kita melakukan perjalanan keluarga.

Dengan demikian tanggungjawab menjaga, mengawasi, dan meluapkan kasih sayang pada buah hati menjadi semakin mudah dengan D-link Baby Camera. Jangan sampai si kecil lepas dari perhatian kita. Pastikan mata kita menjadi saksi momen setiap detik si kecil. Kapanpun dan dimanapun kita berada. Karena kita adalah orangtua yang bertanggungjawab penuh cinta kasih. Wujudkan “Kasih Ibu Sepanjang Jalan bersama Kasih D-Link Baby Camera Sepanjang Waktu”.

Ayooo buruan deh pasang D-Link Baby Camera, sebelum menyesal, karena kehilangan momen si buah hati. Nikmati kehandalan dari fitur-fitur menariknya. Eh cocok juga lhoo untuk kado buat teman yang menikah. Biasanya kado berupa sprei, selimut, perlengkapan bayi, itu sudah biasa kaleee, tapi kalau kadonya D-Link Baby Camera, itu baru luaarrr biasa! Hehee. Salam penuh cinta.(*)
 
 




*Artikel ini menjadi Juara 1  D-Link Writing Competition yang diumumkan pada 10 Juli 2014. Terima kasih.





Segera Dirilis Nokia McLaren dengan Teknologi Sentuh 3D

Nokia McLaren
'Nokia McLaren’ disebut-sebut menjadi penerus Nokia Lumia 1020 yang dilegendakan akhirnya muncul. Situs teknologi luar negeri, The Verge, menyatakan bahwa "McLaren" akan menggunakan teknologi 3D Touch atau Real Motion. 

Lebih jauh diungkapkan The Verge, bahwa Microsoft berencana menanamkan sejumlah keistimewaan fitur teknis "Kinect" pada model flagship sistem WP generasi berikutnya, sehingga pengguna tidak perlu menyentuh layar saat bermain game atau ketika menggunakan aplikasi. 

Teknologi baru itu disebut 3D Touch atau Real Motion di internal Microsoft. Secara konkret, teknologi yang disebut 3D Touch ini akan dibantu dengan dukungan sensorik, sehingga pengguna dapat menjalankan beberapa pengoperasian tanpa perlu menyentuh layar. 

Sebagai contoh, pengguna bisa mengaktifkan fungsi panggilan masuk hanya dengan mendekatkan ponsel ke telinga, atau memutuskan panggilan dari balik saku celana. Selain itu, pengguna juga bisa mengganti fitur suara menjadi diam hanya dengan menutupi permukaanya dengan tangan atau mematikan alarm hanya gerakan tangan.

Teknologi yang disebut dengan Floating Touch 3D terdengar misterius, tetapi aplikasi sensor serupa juga muncul pada model ponsel merk lainnya, misalnya ponsel pintar keluaran Samsung dapat menjawab panggilan telepon tanpa perlu menyentuh layar, mengubah track musik dan browsing Web serta fungsi lainnya, tetapi sering dikritik sebagai fitur gimmick, kurangnya fungsi yang sebenarnya. 

Rumor terbaru menyebutkan bahwa ponsel tersebut akan dilengkapi dengan layar sentuh resolusi 2K ukuran 5,2 inci dan prosesor 805 Snapdragon. Namun demikian dari sisi konfigurasi kamera tampaknya tidak memiliki keistimewaan apa pun. 

Lalu kapan Nokia ‘McLaren’ ini akan diluncurkan? Menurut sumber informasi menyebutkan paling tidak awal November 2014 mendatang akan dilauncing. Selanjutnya akan dijual serentak oleh AT & T, Verizon dan T-Mobile serta tiga operator utama di seluruh Amerika. (*)

Acer Predator Helios 300 Special Edition, Laptop untuk Gamer

Predator Helios 300 Acer Special Edition, Laptop untuk Gamer. (Foto Acer) Ini info keren bagi Sobat Gawaiku yang demen main game ...